DUKUH BISOLE BENIH ISLAM DESA KARANGPARI
Sejarah awal benih tumbuhnya pergerakan agama Islam yang menjadi kenyakinan utama seluruh lapisan warga masyarakat desa karangpari sehingga menjadi Kampung Santri Nusantara.
Agama merupakan suatu yang sangat penting bagi kehidupan manusia karena merupakan pegangan peradaban manusia.
Sebut saja, Agama Islam yang sudah berdiri lama dari masa para penjajah.
Mesjid Jami Nurul Islam Dukuh Bisole Desa Karangpari didirikan pada Tahun 1940-an oleh Ky. Yusuf selaku tokoh pendiri pertama di Dukuh Bisole Desa Karangpari yang penuh dengan perjuangan diatas teror.
Awal mula agama Islam mulai tumbuh dari dukuh bisole yang dipelopori oleh Almarhum Ky. Yusuf keberadaannya sampai menarik perhatian dari desa lain yaitu desa Telaga yang termasuk ikut serta belajar agama ke dukuh tersebut.
Pada sekitar tahun 1960-an mulai perkembangan agama dalam bidang hukum yaitu Dukuh Parasi yang dipelopori oleh Ky. Mufrodi.
Pada sekitar tahun 1964 -an Mesjid masing - masing dukuh berlanjut mulai tumbuh kembang terjadi pemekaran pembangunan Mesjid sebagai sarana pusat Ibadah Umat Islam walaupun saat itu pada kenyataannya penuh dengan tekanan dari antek-antek basis anti agama yaitu dari pihak basis PKI (Partai Komunis Indonesia).
Pemekaran dan pertumbuhan Agama Islam mulai dengan berdirinya sebuah Mesjid di Dukuh masing sekitar pada tahun 1964-an yaitu :
1. Mesjid Dukuh Babakan yang dipelopori oleh Alm. Ky. Madwi.
2. Mesjid Dukuh Bojong yang dipelopori oleh Alm. Ky. Sartono.
3. Mesjid Dukuh Karangpari yang dipelolori oleh Alm. Ky. Madyusi.
4. Mesjid Dukuh Tengah yang dipelopori oleh Alm. Ky. Jayadi.
Itulah sekelumit awal benih sejarah tegaknya Islam di Desa Karangpari yang diambil dari beberapa narasumber, mohon maaf jika terdapat kesalahan ditunggu koreksinya terimakasih.
Sumber :
Bapak Hamim, Ust. Asro, dan Ust. Warno (para tokoh Dukuh Bisole).
Sejarah mengenang jasa pendahulu ...
BalasHapus